Namun beda dengan PPP yang saat ini dipimpin Suryadharma Ali, PKB tidak mau mengumumkan ke publik. Karena langkah PPP itu disebut hanya sebagai bentuk dari puberitas yang tak perlu diikuti.
Bahkan, kata Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar kepada
Rakyat Merdeka Online, hampir sebagian dari sejumlah kiai, yang menyatakan akan bergabung ke PPP pada saat acara di Pesantren Lirboyo Jawa Timur itu, banyak yang menolak.
"Yang pindah ke PKB itu banyak, tapi ngapain sih gitu-gitu diumumkan. Itu namanya puber, kita tidak mau seperti itu. Dan kemarin yang di Jawa Timur para kiai itu tidak semuanya ke PPP. Berita yang saya baca, banyak yang menolak itu. Itu hanya diklaim saja," tegas Marwan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: