Hatta-Ani Cocok Diduetkan untuk Pilpres 2014

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 31 Desember 2010, 15:17 WIB
Hatta-Ani Cocok Diduetkan untuk Pilpres 2014
ani yudhoyono/ist
RMOL. Wacana pencalonan Ani Yudhoyono sebagai calon presiden pada 2014 mendatang telah menambah daftar bursa pencapresan yang telah lebih dahulu muncul seperti Hatta Rajasa, Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie.
 
Direktur Pusat Analisis dan Riset Rakyat (Parra) Rusli Halim Fadli memandang, pelemparan wacana Ani sebagai Capres oleh Ruhut Sitompul tentu bukan buat lucu-lucuan semata. Pasti saat ini Demokrat sedang merancang pencalonan itu. Apalagi, popularitas istri Presiden SBY itu sangat tinggi.
 
"Namun, kalau serius mau mencapreskan Ibu Ani, Demokrat harus berusaha mematangkan dulu diri Ibu Ani. Sebab, dari calon yang sudah ada, jelas Ibu Ani masih tertinggal," katanya kepada wartawan di Jakarta, siang ini Jumat (31/12).
 
Kalau sampai 2013 belum ada perubahan, lanjutnya, Demokrat tidak perlu memaksakan diri. Cawapres adalah pilihan yang paling rasional bagi Ani Yudhoyono.
"Tinggal pertanyaannya, Ibu Ani akan dipasangkan dengan siapa? Apakah Ical, Hatta Rajasa, Prabowo, atau figur lainnya," kata mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini.
 
Secara investasi politik pada keluarga SBY dan Demokrat, terangnya, tentu Hatta memiliki nilai lebih dibanding Ical, Prabowo, dan calon lainnya. Selain sebagai mantan ketua tim sukses SBY, Hatta dikenal sebagai politisi yang loyal terhadap SBY.
 
"Kalau Ibu Ani diduetkan dengan Ical, ini akan menjadi sulit, karena Ical dan Golkar sering berseberangan pendapat dengan Demokrat. Padahal, saat ini Golkar sudah diberi posisi tinggi oleh Demokrat," tukasnya.
 
Dari sisi beban politik, tambahnya, Hatta relatif lebih ringan dari Ical. Hatta selama ini tidak memiliki catatan apapun di masyarakat. Sementara Ical masih tersandung kasus lumpur Lapindo dan pajak. "Oleh karenanya, pasangan Hatta-Ani atau Ani-Hatta lebih memungkinkan untuk diduetkan dalam Pilpres 2014," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA