Busyro 'Dianggurkan' Hampir Sebulan, SBY Dituding Setengah Hati Berantas Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 20 Desember 2010, 09:55 WIB
Busyro 'Dianggurkan' Hampir Sebulan, SBY Dituding Setengah Hati Berantas Korupsi
Presiden SBY/ist
RMOL. Pengambilan sumpah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas, Busyro Muqoddas baru akan digelar hari ini. Padahal, Busyro telah dipilih Komisi III DPR pada 25 November lalu.

Artinya, Busyro telah 'dianggurkan' selama hampir satu bulan. Karena itu, anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding menyesalkan lambannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengambil sumpah terhadap Busyro.

"Saya kira (SBY) sangat lambat, di samping masa jabatannya (Busyro) hanya setahun. Padahal, banyak kasus-kasus yang dikategorikan big fish seperti kasus Bank Century yang sampai sekarang belum tersentuh. Makanya butuh pemikiran Busyro," ujar Sudding kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 20/12).

"Ketika Presiden mengatakan memiliki komitmen pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme dan juga pemberantasan mafia hukum, mestinya tidak hanya sebatas pidato dan retorika. Tapi harus ada implementasinya. Dengan terlambatnya pelantikan Busyro, ini menunjukkan komitmen (SBY) dalam pemberantasan KKN masih setengah hati," tegas politisi Hanura ini.

Sudding berharap, setelah diambil sumpah hari ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Busyro langsung menjalankan tugasnya memimpin KPK memberantas dan menuntaskan kasus-kasus besar yang saat ini sedang menanti di KPK. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA