Yudi Latif: Saya dan Aburizal Bakrie Sama-sama Terhormat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 19 Desember 2010, 15:07 WIB
Yudi Latif: Saya dan Aburizal Bakrie Sama-sama Terhormat
aburizal bakrie/ist
RMOL. Yudi Latif, bersama Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi, akan melawan laporan kader Partai Golkar.

"Kalau dampaknya bagi pribadi, saya bisa abaikan. Tapi kalau dampakya untuk ruang publik yang sehat, ini tidak bisa (dibiarkan). Di ruang publik yang sehat, pembenaran yang dilihat itu dari substansi argumentasinya. Dalam ruang publik yang sehat, saya dan Aburizal Bakri sama-sama terhormat. Tapi dalam kasus (pajak) ini, dari awal saya meminta agar pihak penyuap dikejar. Karena pihak tersebut telah mempengaruhi ruang publik yang bersih dan telah melakukan distorsi yang besar," kata Direktur Eksekutif Reform Institute, Yudi Latif, dalam jumpa pers di Pancoran, Jakarta (Minggu, 19/12).

Menurut Yudi, argumentasi yang dia sampaikan soal pajak, juga sudah dikemukakan oleh Jurubicara Presiden SBY, Denny Indyarana, dan kuasa hukum Gayus Tambunan, Adnan Buyung Nasution.

"Argumentasi yang saya sampaikan bukan baru. Denny Indrayana pernah katakan, Gayus disuap oleh perusahaan Group Bakrie. Sehari sebelum saya berargumentasi, Adnan Buyung juga sudah sampaikan itu," kata Yudi.

Yudi juga menceritakan kronoligis dialog dalam acara salah satu acara televisi swasta tersebut.

"Waktu itu, sebagai pengamat politik saya ditanya, bagaimana agar kasus Gayus bisa dibongkar sampai ke akar-akarnya.Terus waktu itu saya jawab, dari segi terobosan politik, saya agak ragu karena diantara elit politik saling mengunci dan saling memiliki keterkaitan antara satu kasus dengan kasus lainya. Ada konflik interest diantara mereka. Waktu itu, arah kritik saya tidak hanya diarahkan kepada Bakrie tapi juga terhadap SBY, kepolisian, dan juga NGO. Tapi memang saya aneh, kepekaan radarnya hanya pada Ical," jelas Yudi.

Yudi juga membantah jika pernyataannya tersebut sebagai bagian dari upaya menjegal Aburizal Bakrie dalam Pilpres 2014.
 
"Sedikitpun tidak ada niat untuk menjegal Ical dalam Pilpres 2014. Benar-benar pernyaatan tersebut beranjak dari satu keyakinana saya bahwa itu merupakan suatu kebenaran dan karenanya tidak mungkin bagi saya mencabut pernyataan itu," tegas Yudi.

Seperti diberitakan sebelumnya (Senin, 13/12), Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Alzier Dianis Thabranie melaporkan Yudi Latif ke Mabes Polri dengan tuduhan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik. Alzier mengatakan, dirinya merasa tersinggung atas pernyataan Yudi Latif yang terkesan menghina Aburizal Bakrie terkait soal pajak Gayus Tambunan, dalam sebuah acara televisi swasta.[yan]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA