"Rakyat itu hanya menginginkan pada periode ini tidak usah urus (korupsi) bupati walikota, gubernur, apalagi camat sama lurah. Cukup usut Century. Kalau Century ini diproses. Harapan pada pemberantasan korupsi itu tinggi lagi," kata Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online (Jumat, 17/12).
"Karena sekarang ini KPK menjadi lembaga yang sekarang malah politis. Sudah senang mengatakan ini masih pendalaman. Sudah mulai seperti lembaga penegak hukum yang lain, yang sering ngeles,' sambung dia.
Dia menegaskan, pengusutan kasus
bailout Bank Century ini penting karena menyakut banyak hal dan misteri yang belum tersibak di balik kebijakan Sri Mulyani dan Boediono itu.
"Apalagi DPR sampai harus membentuk Pansus, terus kemudian ada sesuatu pat gulipat, kongkalikong dan segala macam, dan mengakut keuangan negara. Makanta, fokus Century saja sudah," katanya lagi.
Di samping itu dia juga mencium, saat ini politik sandera yang dilakukan oleh elit-elit politik di negeri ini agar kasus seperti Century dan mafia pajak tidak disentuh. Karena adanya dugaan penyanderaan itu, dia berharap KPK tidak terpengaruh.
"KPK jangan terpengaruh. KPK harus menunjukkan dirinya independen dan memenuhi tuntutan masyarakat umum. Apalagi kalau bisa dua-duanya, kasus pajak dan Centuy dituntaskan. Kalau bisa bersamaan itu luar biasa," harap dia.
[zul]
BERITA TERKAIT: