HARI GLENDES

'Enam Koruptor' dari Berbagai Jenis akan Diarak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 09 Desember 2010, 10:09 WIB
'Enam Koruptor' dari Berbagai Jenis akan Diarak
ilustrasi
RMOL. Memperingati hari Anti Korupsi Internasional, yang jatuh hari ini (Rabu, 9/12), Indonesian Corruption Watch (ICW) akan mengarak 'para koruptor' di beberapa ruas jalan di Jakarta.

Rencananya karnaval akan dimulai tepat pada pukul 11.00 WIB, dengan mengambil start dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Rasuna Said, lalu ke arah jalan Gatot Subroto, jalan Pasar Rumput, jalan Sahardjo dan kembali ke gedung KPK.

"Kami akan mengarak keliling enam koruptor. Gayus HP Tambunan mewakili PNS yang korup, Anggodo Widjoyo dan Artalita Suryani sebagai Pengusaha yang korup, Dani Setiawan sebagai Gubernur yang korup serta H Urip dan Asnun selaku hakim yang korup," ujar Koordinator Divisi Kampanye Publik ICW, Ilian Deta Arthasari kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, sesaat lalu (9/12).

Para koruptor yang akan di arak ini memang bukan asli keenam koruptor tersebut. Hanya saja, aktivis ICW yang mengenakan topeng ke enam koruptor tersebut. Meski bukan asli, Iliana berharap masyarakat lebih mengenal lagi dan lebih sadar terhadap bahaya korupsi.

Tepat di jalan Sahardjo, iring-irungan karnaval yang didukung oleh KPK, Komisi Yudisial, Transparansi Internasional Indonesia, dan United Nations Office on Drugs and Crime ini rencananya akan berhenti sekitar 45 menit untuk menggelar panggung rakyat. Turut ikut menyumbang orasi di kesempatan itu antara lain pengamat politik Effendi Ghazali. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA