Kenapa Greenpeace Tidak Serang Freeport?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 02 Desember 2010, 19:26 WIB
Kenapa Greenpeace Tidak Serang Freeport?
freeport
RMOL. Komisi III dan IV DPR diminta membentuk panitia kerja atau panitia khusus guna membongkar motif dan tujuan Greenpeace yang sebenarnya.

“DPR jangan diam saja,” ujar anggota Komisi II DPR, Basuki Purnama, di sela bedah buku “Menguak Dosa-Dosa Greenpeace”, di Press Room DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12). .

Menurut Basuki yang juga mantan Bupati Bangka Belitung, kekayaan sumber daya alam Indonesia yang diprediksi mampu menguasai persaingan bisnis global diyakini menjadi motif Greenpeace menyerang Indonesia.

Ia memberi contoh, keunggulan komparatif produk nasional seperti minyak sawit dan kertas merupakan ancaman bagi negara-negara maju. Sementara perusahaan pertambangan seperti Freeport dan Newmont malah dibiarkan beroperasi seenaknya.

“Lalu, kenapa Greenpeace tidak berani menekan perusahaan pertambangan itu? Ini tentu menimbulkan kecurigaan, bahwa sesungguhnya yang terjadi adalah persaingan bisnis global,” urai dia.

Karena itu, ia meminta agar pemerintah secepatnya mengambil langkah tegas.

“Pemerintah tidak boleh diam, harus segera bertindak tegas,” katanya.

Di sisi lain, Agus Purnomo, Staf Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim berjanji akan tetap mengawasi kegiatan Greenpeace di Tanah Air. Ia juga tak menampik laporan Greenpeace yang terbukti bohong telah merugikan kepentingan bangsa.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA