Menurutnya, saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online (Kamis, 2/12), apa yang diungkap Julian Assange, pendiri
WikiLeaks, hal yang biasa terjadi di Amerika Serikat.
"Di Amerika informasi-informasi seperti itu hal yang biasa. Kalau informasi yang sifatnya teleks, baru itu ada konfidensialitasnya. Tapi kalau data yang begitu, saya kira biasa-biasa saja," ujarnya.
"Apalagi dunia yang sudah begitu terbuka sekarang ini. Diplomasi rahasia itu kan sudah pakai teleks, itu yang signifikan. Tapi kalau hanya laporan dimana saja bisa didapat. Kecuali ada pembicaraan telepon yang disadap lalu dibuka, itu baru dahsyat," tambah politisi Partai Demokrat ini.
Karena itu dia yakin, informasi rahasia yang diungkap pria asal Amerika Serikat itu tidak akan menggoyang pemerintahan Amerika Serikat. Sejalan dengan itu, dia juga menilai, tidak ada yang perlu diantipasi oleh pemerintah bila memang data-data rahasia Indonesia juga akan diungkap.
"Nggak ada yang perlu dikuatirkan," demikian mantan wartawan yang pernah bertugas di Gedung Putih ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: