"Kalau kita ikuti di situsnya, belum ada yang dibuka tuh. Belum ada berita yang bisa diketahui, belum ada bocoran tersebut. Saya belum dengar itu, sejauh kita pantau belum bisa kita akses," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 2/12).
Namun, dia mengatakan, untuk menyikapi hal tersebut, adalah wewenang Kementerian Luar Negeri. Dan Kemlu pasti akan membuat pernyataan kalau memang sudah waktunya.
"Sejauh yang saya koordinasikan dengan Kemlu, nanti pada waktunya, kalau memang akan direspons, direspons oleh Kemlu. Tapi tolong untuk yang itu, bisa dicek dengan Jubir Kemlu. Karena ini kaitannya dengan diplomasi dan komunikasi antar perwakilan," ujarnya.
Apakah Presiden SBY sudah pernah menyinggung soal WikiLeaks? "Saya belum sempat bertemu beliau. Ini kan posisinya, seperti saya katakan tadi, posisi Kementerian Luar negeri," jawab mantan Juru Bicara Kemlu ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: