Namun faktanya, hingga kemarin, BPK belum juga menerima surat resmi permintaan dari pimpinan DPR terkait apa yang dimaksudkan Marzuki Alie tersebut.
"Kita tunggu satu minggu lagi. Kalau belum juga dikirim, Marzuki berarti telah melakukan kebohongan publik. Karena itu disampaikan di forum resmi DPR. Ternyata sampai sekarang belum juga dilayangkan. DPR harus segera melayangkannya," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 30/11).
Selain itu, Ray melihat pernyataan Mazuki Alie itu hanya sebagai mainan politik. Maksudnya hanya berpura-pura bahwa DPR serius untuk mengusut kasus IPO KS dengan meminta BKP melakukan audit investigatif.
"Tapi secara diam-diam mau dihilangkan bersama jalannya waktu. Jadi dibiarkan berlarut-larut agar orang lupa. Apalagi saat orang lebih tertarik pada BK DPR. Tapi karena sudah disampaikan, dia memiliki kewajiban untuk melakukannya (kirim surat ke BPK," tegas Ray.
Masih kata Ray, bila dalam waktu satu minggu ke depan, DPR belum juga mengirim surat ke BPK, dia akan menghubungi aktivis LSM lainnya untuk mengadukan Marzuki Alie ke Badan Kehormatan. Meski dia juga pesimis dengan cara kerja BK saat ini.
Sebelumnya, anggota BPK Taufikurrahman Ruki berjanji, akan melakukan audit IPO PT KS kalau DPR telah mengajukan permintaan secara resmi.
[zul]
BERITA TERKAIT: