Berbagai kegiatan akan ditampilkan, mulai dari Festival Tempo Doeloe, Festival Wayang hingga Pekan Seni Rupa dan Keramik. Festival berlangsung dari 20 November sampai 12 Desember 2010 dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari UPT Kota Tua, Balai Konservasi serta seluruh museum yang ada di Kota Tua.
Kemarin, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan Festival Tempo Doeloe oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budiman.
Pembukaan gebyar Taman Fatahillah juga akan diisi dengan Festival Wayang Potehi atau pagelaran tradisional wayang Cina. Pada malam hari, Museum Wayang akan menyajikan pagelaran wayang semalam suntuk, mulai tanggal 20 sampai 24 November.
Bagi masyarakat yang ingin memiliki keterampilan membuat wayang kulit Betawi, diadakan lokakarya pada 18 November sampai 12 Desember di Museum Wayang. Kemudian juga akan digelar Wisata Kampung Tua pada 20-27 November, Batavia Art Festival pada 27 November dan pertunjukan teater rekonstruksi sejarah Batavia 1740 pada 12 Desember.
Di Museum Seni Rupa dan Keramik diselenggarakan pameran tembikar bertajuk ''Karya Sang Maestro'' yang menggambarkan perkembangan ragam hias dari masa klasik hingga masa Islam pada 20-26 November. Pada 27 November sampai 2 Desember juga akan digelar pameran ''Betawi dalam Lukisan'' karya seniman Sarnardi Adam.
Dari pantauan
Rakyat Merdeka Online, di sekitar Taman Fatahillah, warga dari berbagai pelosok sudah berdatangan sejak pagi hari untuk berekreasi bersama sanak keluarga. Pihak Pemprov DKI berharap kegiatan tersebut bisa menumbuhkan kecintaan warga Jakarta terhadap Kota Tua dan sejarah.
[wid]
BERITA TERKAIT: