Juru kampanye energi dan perubahan iklim Greenpeace Indonesia, Arifianto kepada wartawan mengatakan, saat ini energi kotor sudah tidak layak lagi digunakan dan potensi energi terbarukan yang kita miliki sangat besar.
"Alasan pemerintah bahwa batu bara murah tidak bisa dijadikan alasan sebab jika biaya eksternal seperti, jejak kerusakan lingkungannya dihitung maka biayanya tetap akan lebih tinggi," jelasnya di Bakoel Kafe, di Jalan Cikini Raya 25, Jakarta Pusat (3/11).
Saat ini, sebut Arif, pemerintah saat ini baru menggunakan potensi energi terbarukan hanya 4,4 persen dari keseluruhan energi yang digunakan di dalam negeri.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.