"Ini adalah awal sekulerisme," ucap Ketua Umum Partai Bulan Bintang, MS Kaban saat memberikan sambutan dalam peresmian Kaukus Muda Partai Islam se-ASEAN di kantor DPP PBB, Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (29/10).
Peresmian KMPI se-ASEAN ini ditandai dengan penyelenggaraan Islamic Leadership Training yang para pesertanya berasal dari Partai Islam se-Malaysia (PAS), PBB, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama.
"Kaukus harus dibangun sungguh-sungguh, karena ada ancaman dari musuh-musuh kita yang abadi. Musuh kita hari ini adalah
mindset kita sendiri. Sebagai parpol Islam, kita tidak boleh lari dari Al Quran dan sunnah Rasulullah," imbuh MS Kaban.
Indonesia-Malaysia yang menjadi cikal bakal dilahirkannya KMPI se-ASEAN, diakuinya memang mengalami hubungan yang tidak mesra belakangan ini. Namun itu semua karena melenceng dari ajaran Islam. Dia pun mengingatkan bahwa semakin tajam perseteruan kedua negara, maka semakin mudah pula kekuatan asing memperlemah Islam di ASEAN.
"Lihat saja dalam soal ekonomi, ada kekuatan dari China, India, Jepang dan Taiwan. Mereka semua kekuatan non Islam. Lalu kenapa kita harus berseteru?," tanya dia.
Dia menambahkan, KMPI se-ASEAN ke depan menaruh prioritas pengembangan ke negara-negara ASEAN lainnya seperti Brunei Darussalam, Filipina bagian selatan, dan Thailand bagian selatan.
"Jika ada partai Islam di Indonesia yang belum begabung dapat menyusul. Demikian juga partai-partai Islam di negara lain," ajak MS Kaban.
[wid]
BERITA TERKAIT: