Demikian disampaikan Tim leader MDGs and Human Development Indonesia, Aburahhman Syebubakar pada Diskusi NGO Internasional di Hotel Mercure, Ancol, Jumat (29/10).
"MDGs itu bukan sebuah proyek. Jika ada yang menganggap itu proyek, itu salah kaprah," ujar Abdurrahman.
Menurutnya, MDGs adalah sebuah visi atau kerangka prioritas dan tujuan, baik mengenai pembangunan dari segi perencanaan, maupun dari penganggaran yang bisa digunakan oleh negara berkembang seperti Indonesia.
"Saat ini melalui kerjasama dengan Bapepam, MDGs sedang melaksanakan kerangka praktek pembangunan di 18 Kabupaten di Provinsi NTB, NTT dan Sulteng," lanjutnya.
Disana, MDGs melakukan kerja-kerja nyata guna mengatasi persoalan keterbatasan sumber daya dan rendahnya tingkat indeks pembangunan manusia.
[arp]
BERITA TERKAIT: