Bencana alam dan kecelakaan yang merenggut korban jiwa dalam jumlah besar tampaknya masih belum enggan meninggalkan bumi Indonesia.
Setelah letusan Gunung Sinabung, Sumatera Utara, dan banjir bandang di Wasior, Papua Barat, serta kecelakaan pesawat latih dan tabrakan kereta api di Pemalang, Jawa Tengah yang menewaskan puluhan orang, dalam waktu dekat akan ada kecelakaan kapal laut.
“Saya tidak meramalkan. Tetapi itulah yang terlihat oleh mata bathin saya,†ujar Pemimpin Padepokan Bandung Puseur Buana Al Barokah, Abah Gading, kepada Rakyat Merdeka Online yang menemuinya di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kemarin (Rabu, 13/10).
Abah Gading atau M.A. Jabbar Al Aziz yang juga dikenal dengan gelar Ki Balung Tunggal Puseur Buana mengatakan, dia tidak dapat menghentikan kecelakaan itu, karena sudah merupakan ketetapan Yang Maha Kuasa. Dia berharap, informasi yang disampaikannya ini dapat digunakan pemerintah dan operator transportasi laut juga masyarakat pengguna moda transportasi kapal laut untuk lebih berhati-hati. Setidaknya, agar jumlah korban yang jatuh dapat diperkecil.
“Penyebab utama kondisi kapal. Selain faktor alam yang juga sulit ditebak belakangan ini,†sebutnya lagi.
Namun Abah Gading yang juga dikenal sebagai guru almarhumah paranormal tenar Mama Laurenz tidak bisa menyebutkan secara detil dimana dan kapan pastinya kecelakaan akan terjadi.
“Yang saya bisa bilang, dalam waktu dekat,†demikian Abah Gading.
Sebelumnya, Abah Gading juga pernah menyampaikan bahwa akan terjadi kecelakaan kereta api. Ucapannya ini terbukti beberapa hari kemudian. Sabtu dinihari awal Oktober lalu (2/10), KA Argo Anggrek dari Jakarta menuju Surabaya menabrak KA Senja Utama dari Semarang ke Jakarta yang sedang berhenti. Kejadian ini menewaskan puluhan penumpang. [did]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: