SATU TAHUN KIB II

Marah Ke Bawahan, SBY Curhat dan Mengeluh ke Luar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 14 Oktober 2010, 10:23 WIB
Marah Ke Bawahan, SBY Curhat dan Mengeluh ke Luar
RMOL. Citra politik santun yang selama ini didengung-dengungkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sepertinya mulai pudar. Karena, SBY kerap marah kepada bawahannya.

Terakhir SBY marah pada saat meninjau lokasi arus mudik Lebaran pada bulan lalu. Presiden menegur keras Dirut PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dan Dirut PT Telkom Rinaldi Firmansyah karena alat video teleconference ngadat.

Pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto menilai ada perubahan pola komunikasi SBY pasca Kabinet Indonesia Bersatu II terbentuk 20 Oktober 2009 lalu.

"SBY lebih verbal agresif terutama ke dalam atau ke jajaran birokrasi yang dipimpinnya, sementara ke publik eksternal dia kerap mengeluh atau curhat. Ini menunjukkan citra personal di tengah  pilihan-pilihan sikap antara ketegasan dan kegamangan, antara memelihara kehormatan dan efektivitas birokrasi," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 14/10).

Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini menambahkan, saat ini masyarakat membutuhkan strong leader baik dalam pengelolaan negara, politik kawasan maupun dunia internasional.

"Bukan lagi, pemimpin yang begitu peduli dengan citra. Citra tentu penting, tapi kinerja juga mjd sesuatu yang lebih penting. Ini adalah periode akhir pemerintahan SBY, Oleh karena itu momentum yang tepat bagi dia untuk mencatatkan sejumlah prestasi," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA