Terakhir SBY marah pada saat meninjau lokasi arus mudik Lebaran pada bulan lalu. Presiden menegur keras Dirut PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dan Dirut PT Telkom Rinaldi Firmansyah karena alat
video teleconference ngadat.
Pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto menilai ada perubahan pola komunikasi SBY pasca Kabinet Indonesia Bersatu II terbentuk 20 Oktober 2009 lalu.
"SBY lebih verbal agresif terutama ke dalam atau ke jajaran birokrasi yang dipimpinnya, sementara ke publik eksternal dia kerap mengeluh atau curhat. Ini menunjukkan citra personal di tengah pilihan-pilihan sikap antara ketegasan dan kegamangan, antara memelihara kehormatan dan efektivitas birokrasi," ujarnya kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 14/10).
Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini menambahkan, saat ini masyarakat membutuhkan strong leader baik dalam pengelolaan negara, politik kawasan maupun dunia internasional.
"Bukan lagi, pemimpin yang begitu peduli dengan citra. Citra tentu penting, tapi kinerja juga mjd sesuatu yang lebih penting. Ini adalah periode akhir pemerintahan SBY, Oleh karena itu momentum yang tepat bagi dia untuk mencatatkan sejumlah prestasi," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: