RMOL. DPR memberi sinyal positif atas pencalonan Timur Pradopo sebagai Kapolri Baru. Timur pun diprediksi melenggang mulus dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III nanti namun dengan catatan.
Timur dapat menjelaskan dengan elegan dan bagus soal keterlibatan dirinya dalam peristiwa tragedi Semanggi beberapa tahun lalu.
Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Gedung Nusantara III lantai III, Senayan, Jakarta, Rabu (6/10).
Meski begitu, menurut Priyo sangat tidak adil jika semua kesalahan dan sumpah serapah atas tragedi berdarah 13 November 1999 dilimpahkan kepada Timur yang waktu itu menjabat Kapolres Jakarta Barat dan berpangkat Komisaris Besar.
"Dia (Timur) sebagai perwira (saat peristiwa Semanggi terjadi), bertugas di lapangan dan dia di bawah sumpah jabatan untuk melaksanakan tugas dari atasan," ungkap Priyo.
"Sejauh selama ini Jenderal Timur Pradopo, kita masih nilai lempem-lempen saja. Tentu saja tidak sempurna," tambahnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: