CALON KAPOLRI

Gun Gun Sama Sekali Tak Terkejut dengan Cara SBY Pilih Komjen Timur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 05 Oktober 2010, 09:55 WIB
Gun Gun Sama Sekali Tak Terkejut dengan Cara SBY Pilih Komjen Timur
RMOL. Banyak pihak yang terkejut kenapa akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Komjen Timur Pradopo sebagai calon Kapolri pada masa injury time.

Namun, tidak bagi Gun Gun Heryanto. Pengamat komunikasi politik ini menilai hal itu sudah merupakan gaya dan ciri khas SBY yang selalu tampak ingin berhati-hati.

"Itulah khas gaya SBY. Yang bermaksud berhati-hati, bermain aman, tapi justru di sisi lain dapat menimbulkan turbulensi politik. Titik kulminasi kompetisi menuju Trunojoyo-1 itu menjadi politis saat adanya bintang dua Irjen Pol Timur Pradopo yang baru sehari jadi Komjen Pol langsung melejit menjadi calon Kapolri," ujar direktur eksekutif The Political Literacy Institute ini.

Gun Gun yang berbicara kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 5/10) ini mengakui bahwa pengajuan calon Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden. Tapi momentum pencalonan mantan Kapolda Metro Jaya ini terkesan dipaksakan sehingga tak tampak tak wajar.

"Tentu implikasinya adalah akan muncul faksi-faksi kekuatan politik di tubuh Polri, meski tidak tampak di publik tapi mengindikasikan akan banyak bintang-bintang yang kecewa," ujarnya.

Hal ini ia katakan terkait dengan tersingkirnya nama-nama Komjen Nanan Sukarna, Komjen Imam Sudjarwo, dan Komjen Ito Sumardi yang sebelumnya telah digadang-gadang akan menggantikan Jenderal Bambang Hendarso Danuri sebagai Kapolri. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA