Kemarin, pentolan Partai Persatuan Pembangunan, Irgan Chairul Mahfidz mengakui, bahwa mantan Menteri Keuangan itu layak dipertimbangkan sebagai salah satu calon presiden.
Hal berbeda diungkapkan politisi dari Fraksi Hanura, Akbar Faizal. Akbar yang juga mantan anggota Pansus Centuryate mengaku tertawa dan mengelus dada ketika ada sebagian orang yang mengele-elukan Sri Mulyani sebagai pahlawan dan layak untuk memimpin negeri ini.
Sebut Akbar kepada
Rakyat Merdeka Online (Minggu, 3/10), sekarang ini sudah tak jelas lagi alias sukar membedakan siapa pahlawan dan siapa pecundang. Karena, dia mengingatkan, publik masih ingat bahwa Sri Mulyani sudah divonis bersalah oleh DPR. Tapi kok, tiba-tiba sekarang dipuja-puji.
Makanya, dia menegaskan, kalau memang merasa tidak bersalah, Sri Mulyani harusnya menjelaskan kasus hukum Bank Century kepada penegak hukum. Dan penegak hukum juga harus memeriksa Sri Mulyani. Apalagi, tambahnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kerap mengucapkan semua sama di depan hukum.
Meski demikian, Akbar menambahkan, bahwa dia dan partainya tidak memiliki masalah secara pribadi dengan managing director Bank Dunia itu.
[zul]
BERITA TERKAIT: