"Anggaran pertahanan kita kecil. Karenanya pemerintah tidak perlu ragu-ragu untuk menambah anggarannya karena ini untuk kedaulatan negara," Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie kepada wartawan di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta (Senin, 25/9).
Saat ini ancaman dan tantangan kedaulatan negara dan keamanan nasional semakin meningkat dan semakin kompleks. Pertama, ancaman keamanan yang sifatnya tradisional berupa intervensi dan agresi militer dari negara lain.
Kedua, ancaman non-tradisional yang bersumber dari kejahatan terorganisir lintas negara yang dilakukan oleh aktor-aktor non negara, seperti aksi terorisme, gerakan separatisme, penyelundupan,
illega fishing,
illegal logging,
human trafficking, narkoba dan sebagainya.
Meski agresi militer dari negara lain kemungkinannya kecil, tetapi bukan tidak mungkin hal itu terjadi mengingat belakangan ini potensi sengketa wilayah perbatasan dengan negara lain semakin marak.
"(Karena itu) Golkar akan memperjuangkan penambahan anggaran ini, baik yang sifatnya alutista ataupun untuk personil. Golkar akan minta anggarannya ditambah sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh mereka (Kemenhan)," pungkasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: