Blok Cepu Dioptimalkan, BBM Tak Perlu Impor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 23 September 2010, 15:59 WIB
Blok Cepu Dioptimalkan, BBM Tak Perlu Impor
RMOL. Pemerintah diminta segera mengoptimalkan kilang minyak Blok Cepu. Sebab, produksi minyak di kilang yang ada di Bojonegoro, Jawa Timur itu sanggup menutup kebutuhan 30 persen impor bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini.

“Kita tidak perlu impor lagi. Dia (blok Cepu) sanggup produksi 165 ribu barel per hari,” kata anggota Komisi VII DPR RI, Sutan Batughana kepada Rakyat Merdeka Online di gedung Nusantara I, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta sesaat lalu (Kamis, 23/9).

Hingga saat ini kilang yang mulai beroperasi sejak tahun 2008 itu hanya memproduksi dua ribu barel per hari (MBSD). Padahal lanjut dia, jika dioptimalkan maka kilang tersebut dapat dipastikan sanggup memenuhi kebutuhan BBM nasional yang mencapai 1,3 juta kilo liter atau 150 ribu barel per hari.

Ada tiga alasan menurut dia yang menjadi penyebab eksplorasi Blok Cepu belum bisa dimaksimalkan. Yakni terkait masalah pembebasan lahan tanah warga, kemudian persoalan engineering, procurement, and construction contract.

“Yang ketiga Pemda ikut main disana. Tarik ulurnya di situ. Masyarakat tidak mau menjual tanah. Kalau Pemda ribut soal desalinasi. Saya kira pemerintah harus tegas. Ini untuk kepentingan semua, untuk kepentingan masyarakat di sana juga,” tukasnya. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA