"Saya nggak tahu itu. (Saya) tidak pernah urus rumor itu. Ya, saya nggak tahu," ujar Mubarok saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 1/9).
Saat diitanya apa yang akan dilakukan partai terkait isu tersebut, Gurubesar UIN Jakarta ini mengatakan, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang ada.
"Itu bukan urusan partai. Tapi itu terkait dengan jabatan. Jadi lebih kepada presiden. Kami tidak mau mencampuri hal-hal yang begitu," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.