“Pak SBY tidak takut dengan apapun. Saya kira presiden punya pertimbangan-pertimbangan khusus kapan merespons mengenai waktu dan momentum untuk berikan penjelasan,” jawab Ramadhan Pohan kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 1/9).
Bagi Wakil Sekjen Partai Demokrat ini, upaya sebagian anggota Dewan menggalang interpelasi karena ketidakpuasan mereka terhadap sikap pemerintah dalam menyelesaikan masalah dengan Malaysia amat tidak tepat.
“Bagi kami interpelasi itu masygul, karena sama sekali tidak ada relevansinya. Karena pemerintah sudah memberikan banyak penjelasan kepada DPR,” jawab anggota Komisi I itu.
Ramadhan mengingatkan, meski belakangan hubungan antara Indonesia-Malaysia terganggu, namun persoalannya jangan ditambah keruh oleh DPR.
“Menlu sudah mengatakan tidak ada sejengkal pun tanah kita yang hilang. Beda dengan dua pulau, Sipadan dan Ligitan yang terlepas waktu presiden sebelumnya,” pungkas anggota Komisi I itu.
[ald]
BERITA TERKAIT: