"Saya kira lebih baik telat daripada tidak sama sekali," ujar anggota Komisi I, Helmy Fauzy kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat setelah Rapat Kerja dengan pemerintah membahas soal kedaulatan wilayah perbatasan, dini hari tadi (Rabu, 1/9) di gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Politisi PDI Perjuangan ini tidak bisa memastikan apakah wacana pengguliran hak interpelasi akan langsung "melempem" setelah Presiden SBY memberi penjelasan nanti malam dari Markas Besar TNI di Cilangkat, Jakarta Timur.
"Kita tunggu dulu apa yang akan dijelaskan Presiden soal itu. Apakah masih menunjukkan gestur diplomasi yang tidak tegas, atau bagaimana?" kata Helmi mengingatkan.
Justru nanti, imbuh Helmy, jika penjelasannya malah menunjukkan gestur diplomasi "ayam sayur", yang belum apa-apa sudah merasa kalah duluan, bukan tidak mungkin interpelasinya malah akan semakin menguat.
[zul]
BERITA TERKAIT: