SENGKETA INDONESIA-MALAYSIA

Politisi PDIP Yakin Interpelasi Menguat bila SBY Masih "Ayam Sayur"

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 01 September 2010, 09:48 WIB
Politisi PDIP Yakin Interpelasi Menguat bila SBY Masih "Ayam Sayur"
RMOL. Kesedian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan penjelasan soal hubungan Indonesia dan Malaysia yang kian memanas merupakan inisiatif yang sangat baik meski sebenarnya sudah terlambat.

"Saya kira lebih baik telat daripada tidak sama sekali," ujar anggota Komisi I, Helmy Fauzy kepada Rakyat Merdeka Online sesaat setelah Rapat Kerja dengan pemerintah membahas soal kedaulatan wilayah perbatasan, dini hari tadi (Rabu, 1/9) di gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Politisi PDI Perjuangan ini tidak bisa memastikan apakah wacana pengguliran hak interpelasi akan langsung "melempem"  setelah Presiden SBY memberi penjelasan nanti malam dari Markas Besar TNI di Cilangkat, Jakarta Timur.

"Kita tunggu dulu apa yang akan dijelaskan Presiden soal itu. Apakah masih menunjukkan gestur diplomasi yang tidak tegas, atau bagaimana?" kata Helmi mengingatkan.

Justru nanti, imbuh Helmy, jika penjelasannya malah menunjukkan gestur diplomasi "ayam sayur", yang belum apa-apa sudah merasa kalah duluan, bukan tidak mungkin interpelasinya malah akan semakin menguat. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA