Luapan air tersebut tumpah hingga menggenangi 120 rumah di Perumahan Cirendeu Permai Ciputat, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Ketinggian air hingga kini masih mencapai 1,20 meter.
Menurut keterangan dari anggota Polsek Ciputat Aiptu Abdullah Gunawan, banjir ini ini bukan yang pertama kali terjadi perumahan Cirendeu. Bila aliran sungai pesanggrahan meninggi, luapan air akan tumpah ke Perumahan Cirendeu Permai.
“Kalau aliran sungai pesanggarahan meninggi, itu sudah pasti kiriman dari Bogor, Perumahan Cirendeu langganan banjir,” ucapnya.
Gunawan melanjutkan, banjir mulai menggenangi perumahan Cirendeu sejak pukul 6 pagi, ketinggian air sudah mencapai hingga sepaha orang dewasa.
“Banjir tersebut menggenangi 120 rumah, tingginya air terletak di RT 01 dan RT 02 Rw. 12,” katanya.
Padahal dari pihak keamanan setempat, sudah memberikan peringatan kepada warga ketika aliran sungai Pesanggrahan mulai tumpah ke perumahan pagi tadi. Namun, pada akhir pekan ini banyak warga perumahan Cirendeu sedang menikmati liburan.
Hingga kini, tim Sar dari Kepolisian Brimob sejumlah 15 personel dan 4 unit perahu karet telah diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang ingin keluar dan masuk ke dalam perumahan.
Sementara itu, Aan kurniadi (32), warga setempat mengatakan ketinggian air mulai masuk ke rumah sejak pukul 6 pagi, warga perumahan sibuk untuk memindahkan kendaraan mobilnya ke dataran yang lebih tinggi, kebanyakan para warga hari ini tidak melakukan aktifitas bekerja karena kondisi rumahnya yang masih tergenang banjir.
“Sebagian warga masih menunggu air surut untuk keluar rumah melakukan aktifitasnya,” kata Aan.
[zul]
BERITA TERKAIT: