Taufik Ismail membacakan puisi kemerdekaan di depan replika teks proklamasi dan patung Proklamator Soekarno-Hatta di Tugu Proklamasi, Jakarta (Selasa 17/8). Dalam puisinya, Taufik mengeluhkan kemunduran mulai dari moralitas, hingga harga diri bangsa. [MOHAMAD QORI/RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.