Karena, sebagaimana dikatakan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, menghilangnya Kapolri pada saat akan memimpin acara sertijab sesuatu yang tidak sepatutunya terjadi. Dia menilai ada masalah pada diri Jenderal yang akan pensiun pada Oktober mendatang itu.
"Saya kira ada beban tugas yang overload. Misalnya, belum tuntas masalah Gayus, Century, dan kasus rekening gendut. Sementara jabatannya kan sebentar lagi," ujar Bambang Widodo Umar kepada wartawan di Kantor Indonesian Corruption Watch (ICW), Kalibata Jakarta Selatan (Minggu, 15/8).
Di samping itu, Bambang yang juga dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepiolisian (PTIK) ini menilai, semestinya pelaksaan sertijab tetap dilanjutkan meski Kapolri tidak hadir. Karena menurutnya, tugas Kapolri itu bisa diwakilkan kepada Wakapolri, Jusuf Manggabarani.
"Karena wakilnya juga sama, punya kewenangan untuk melakukan pelantikan. Kalau ditunda bisa menggelisahkan orang yang mau dlantik," ungkap Bambang lagi.
[zul]