
Kritik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya menyangkut persoalan ijazah dan pemenuhan syarat pencalonan, hampir selalu mendapat pembelaan dari kelompok pendukungnya.
"Pembelaan itu entah dari relawan ataupun dari kader-kader PSI," kata Pengamat politik Adi Prayitno, Selasa, 3 November 2026.
Menurut Adi, meskipun telah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA), sejumlah fakta hukum yang menjadi dasar kritik terhadap Gibran tetap menjadi persoalan yang sulit dibantah.
Karena itu, Adi tidak heran ketika pernyataan Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon yang menilai Gibran tidak lagi memenuhi syarat dan meminta Wapres mundur atau mengundurkan diri langsung mendapat respons dari politikus PSI, Bestari Barus.
Menurutnya, respons Bestari merupakan gambaran bagaimana pendukung Gibran sangat militan dan siap membela putra sulung mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu mati-matian.
"Tawuran opini antara Jansen dengan Bestari Barus ini dianggap sebagai perang dua kubu yaitu PSI dan kubu Demokrat," pungkasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: