Demikian penegasan analis politik Saiful Huda Ems, dikutip Selasa 3 November 2026.
"PSI menurut saya tidak akan bisa jadi partai besar, paling tidak dalam Pemilu 2029 nanti," kata Saiful.
Menurut Saiful, PSI sulit menjadi partai besar karena hampir tidak ada satu pun kadernya yang memiliki pengalaman panjang mengelola partai politik besar.
"Apalagi ketua umumnya, Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Jokowi itu masih bocil dan tidak pernah berpengalaman memimpin partai politik," kata Saiful.
Di sisi lain, kata Saiful, meski ada beberapa politisi yang melompat ke PSI, namun tetap saja mendongkrak suara partai dengan lambang gajah tersebut.
"Karena mereka rata-rata merupakan figur yang sangat tidak dikenal dan tidak memiliki
track record sebagai politisi atau aktivis ulung," kata Saiful.
Selain itu, meski dalam dua gelaran pemilu, PSI sangat gencar membuat pamflet, baliho, stiker, kaos, jaket, bendera dan alat-alat peraga kampanye lainnya yang tersebar di hampir seluruh pelosok Indonesia, namun hasilnya nihil.
"PSI tetap menjadi partai gurem di Pemilu 2019 dan 2024," kata Saiful.
BERITA TERKAIT: