Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengatakan tim investigasi terdiri dari unsur Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kesehatan.
“Kami sudah bentuk dan kami nanti akan menindaklanjuti untuk melihat atau mencari data-data tambahan kenapa kok bisa hal ini terjadi,” ujar Donny usai rapat dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut dia, tim akan menelusuri berbagai aspek, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan (medical check-up) para peserta sebelum mengikuti pendidikan.
"Kami lakukan karena kami ingin cari kebenarannya seperti apa. Kami telusuri bagaimana dulu medical check-up-nya di daerah seperti apa, apakah ada data-data tambahan,” ujarnya.
“Nah itu dulu yang kita evaluasi menggunakan tim yang sudah kita bentuk bersama tim Kementerian Kesehatan," demikian Donny.
Hingga saat ini tercatat lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil, yakni Anisa Muyassaroh akibat heat stroke di Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Yonanda Muhammad Taufiq karena henti jantung di Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Novia Rahmadhani Sihotang yang mengalami gangguan kesehatan di Pusbahasa Kodiklatau Jakarta, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan yang mengalami sesak napas di Yon Para Raider 465, serta Nola Dya Sari yang mengalami henti jantung di Dodik Bela Negara Kalimantan.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: