Sekutu Barat Kompak Tolak Permintaan Trump

Perang Absurd AS-Iran Harus Segera Dihentikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 18 Maret 2026, 12:47 WIB
Perang Absurd AS-Iran Harus Segera Dihentikan
Ilustrasi (Foto: Financial Times)
rmol news logo Sejumlah negara anggota NATO bersama sekutu Barat dilaporkan menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melibatkan aliansi militer tersebut dalam misi pembukaan kembali Selat Hormuz. 

Jalur vital distribusi minyak mentah dunia itu hingga kini masih tertutup efektif oleh Iran di tengah memanasnya konflik di kawasan.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai perang yang terjadi saat ini sebagai konflik yang tidak masuk akal dan harus segera dihentikan.

“Perang absurd ini mesti segera berhenti. Korban sipil, utamanya anak-anak dan perempuan terus berjatuhan,” ujarnya lewat akun X, Rabu, 18 Maret 2026.

Mardani menekankan bahwa eskalasi konflik hanya akan memperburuk kondisi global, terutama bagi negara-negara berkembang yang rentan terhadap dampak krisis.

“Eskalasi hanya membuat banyak negara berkembang kian terperosok dalam krisis,” tambahnya.

Ia juga mendorong adanya tekanan internasional terhadap Israel dan Amerika Serikat agar konflik tidak semakin meluas. Di sisi lain, Iran dinilai perlu mengambil langkah strategis dengan menjalin kerja sama bersama negara-negara Arab di kawasan, termasuk melakukan investigasi atas serangan terhadap infrastruktur minyaknya.

“Tekanan pada zionis Israel dan Amerika mesti dilakukan. Dan Iran juga perlu cerdik bekerja dengan tetangga Arabnya melakukan investigasi atas serangan pada industri minyaknya,” tegas Mardani.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menyampaikan simpati kepada seluruh korban yang terdampak konflik, terutama warga sipil yang menjadi pihak paling menderita dalam perang tersebut.

“Simpati kita untuk semua korban,” pungkasnya. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA