Audiensi Bareng JMSI, Menkop Ferry Ingin Merangkul Milenial dan Gen Z

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 22 Januari 2026, 15:56 WIB
Audiensi Bareng JMSI, Menkop Ferry Ingin Merangkul Milenial dan Gen Z
Kementerian Koperasi menerima kunjungan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Kantor kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026. (Foto: Dok. JMSI)
rmol news logo Kementerian Koperasi melakukan sejumlah perubahan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Salah satunya mengubah strategi komunikasi agar lebih menjangkau kelompok Milenial dan Gen Z.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menerima kunjungan organisasi perusahaan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Rabu petang, 21 Januari 2026. 

Ferry mengaku optimistis Milenial dan Gen Z di Indonesia dapat tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang andal jika menekuni koperasi. 

“Di tahun 2026 ini ada beberapa perubahan strategi yang sudah dan sedang dilakukan Kementerian Koperasi. Yang pertama adalah perubahan strategi komunikasi, karena kita ingin menyasar kalangan Milenial dan Gen Z,” ujar Ferry.

Bersamaan dengan perubahan strategi komunikasi, hal lain yang juga sedang dibenahi adalah strategi digitalisasi koperasi. 

“Kita mau bertransformasi dari data-data yang sebelumnya sifatnya masih sangat statis menjadi lebih utuh, komplet, bisa mengetengahkan data-data tentang koperasi desa dan segala macam aktivitasnya,” urai Ketua Harian Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini.

Melalui sejumlah perubahan, diharapkan koperasi dapat tumbuh tidak sekadar lembaga tap menjadi badan usaha yang berorientasi profit dan bermanfaat untuk anggota dan masyarakat.

Bersamaan dan untuk mendukung hal itu itu, Kementerian Koperasi juga sedang melakukan validasi, antara lain dengan menambah jumlah pegawai sekitar 800 pegawai, dan meningkatkan status Kementerian Koperasi menjadi kementerian Kelompok II.

Hal lain yang disampaikan Ferry adalah proses finalisasi daftar inventarisasi masalah drat undang-undang baru sistem perkoperasian nasional untuk menggantikan UU 25/1992 tentang Perkoperasian yang selama ini menjadi pedoman bagi Kementerian Koperasi.

Kementerian Koperasi juga sedang menyiapkan Badan Layanan Umum (BLU) pendidikan dengan menggandeng Ikopin University di Jatinangor, Sumedang, untuk menciptakan kader koperasi yang lebih fresh dan kekinian. 

“Kami sudah menandatangani MoU dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Nanti akan ada mata kuliah dasar tentang koperasi dan ekonomi Pancasila di lingkungan perguruan tinggi. Juga akan ada KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang akan diperbantukan untuk membantu program-program dan kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” sambung Ferry.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyampaikan apresiasi atas kerja keras Kementerian Koperasi mewujudkan keinginan Presiden Prabowo mengembalikan arah, sistem, dan praktik ekonomi nasional sesuai konstitusi.

“Kami memahami tugas Kementerian Koperasi tidak mudah. Sebagai organisasi perusahaan yang bergerak di sektor media dan pemberitaan, kami memiliki sumber daya yang siap memberikan dukungan pada kerja besar pemerintah mewujudkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Teguh. rmol news logo article 
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA