Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.
“Pokoknya pada prinsipnya saat ini kita ikut dengan rencana presiden, karena kita melihat bahwa proses ini masih panjang,” ujar Dede Yusuf.
Ia lantas menjelaskan, yang prioritas saat ini adalah penanganan dan rehabilitasi pascabencana di Sumatera. Bahkan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana.
“Ini (pemulihan pascabencana Sumatera) saja membutuhkan proses dan biaya yang besar,” jelas Wakil Ketua Komisi II DPR ini.
Dede Yusuf pun menegaskan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejalan dengan sikap tersebut. Menurutnya, SBY meminta agar Demokrat fokus pada pembenahan dan penyelesaian persoalan-persoalan mendesak saat ini.
“Saat ini Pak SBY juga mengatakan kita fokus pembenahan ini dulu. Urusan pilihan masih 2031,” tegasnya.
Karena itu, lanjut Dede Yusuf, Partai Demokrat menilai pembahasan soal mekanisme Pilkada masih bisa dilakukan di kemudian hari, setelah agenda besar penanganan bencana dan konsolidasi pemerintahan terselesaikan.
“Jadi kita fokus pembenahan masalah bencana dalam Sumatera,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: