Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

PPP Sodorkan Sandiaga Uno Jadi Cawapres, Elektabilitas Ganjar Belum Terdongkrak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 27 Agustus 2023, 23:02 WIB
PPP Sodorkan Sandiaga Uno Jadi Cawapres, Elektabilitas Ganjar Belum Terdongkrak
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno/Ist
rmol news logo Desakan untuk menyandingkan bakal calon presiden Ganjar Pranowo dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP Sandiaga Uno muncul. Namun pasangan ini belum terjadi, padahal kedua partai politik sudah berkoalisi.

Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara mengatakan, yang saat ini menjadi perhatian PPP adalah menyandingkan Ganjar dengan Sandiaga Uno meskipun pasangan calon ini dianggap belum mengerek elektabilitas.

“Sampai saat ini kan yang kita baca memang kalau misalnya antara Pak Ganjar disandingkan dengan Pak Sandi itu belum ngangkat, kenapa? karena memang konstituen Mas Sandi dengan Pak Banjar itu secara ideologis berbeda,” kata Amir di Aula Masjid Attaqwa, Jakarta Selatan, Minggu (27/8).

Menurutnya, jika Sandi tidak dipasangkan dengan Ganjar, belum tentu pemilih Sandiaga akan memilih Ganjar Pranowo.

“Sepanjang Pak Sandi dengan Pak Ganjar belum  disandingkan, konstituen Sandi tidak akan pilih pak Ganjar,” ucapnya.

PPP sendiri, kata Amir, akan konsisten mendorong Sandiaga Uno untuk bersanding dengan Ganjar Pranowo meskipun ada sejumlah nama potensial pendamping Ganjar yang dipegang PDIP.

“Tentu kita akan berusaha dengan kesepakatan di partai kita. Kita akan tetap menyandingkan mereka (Ganjar-Sandi). Karena misalnya kalau sudah disandingkan antara Pak Ganjar dan Pak Sandi kita sangat yakin konstituen yang ada di Pak Sandi ini akan memilih Pak Sandi bukan Pak Ganjar, sehingga itu akan mengangkat suara mereka,” jelasnya.

“Tapi sepanjang belum ada kepastian apakah Pak Ganjar dengan Pak Sandi tentu konstituen Pak Sandi belum akan memilih,” tegas Amir.

Di sisi lain, muncul wacana pembentukan poros baru antara PPP, PKS dan Demokrat. Hal itu ditujukan agar koalisi tersebut dapat mengusung Sandiaga sebagai calon presiden dan atau wakil presiden.

Dia menuturkan belum ada pembicaraan mengenai pembentukan poros baru yang digaungkan PPP dalam rapat koordinasi Bappilu PPP.

“Belum sampai ke sana, kita di bappilu nasional masih konsisten dengan membicarakan apa yang menjadi keputusan partai dan itu yang akan kita lakukan,” pungkas Amir. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA