Beberapa layanan di antaranya adalah penyediaan shelter untuk motor listrik sebagai kendaraan selama KTT G20 berlangsung serta pengoptimalan jaringan
broadband di Bali.
Head of Public Policy and Government Relations GoTo, Shinto Nugroho mengatakan, kendaraan listrik berbasis ojek online ini akan membantu mobilitas peserta KTT G20, sekaligus mendukung transisi energi dalam mereduksi emisi karbon untuk menuju
net zero emission.
"Kami percaya solusi kendaraan listrik GoTo dapat mendukung program transisi energi pemerintah, selaras dengan priorirtas Presidensi G20 Indonesia 2022," kata Shinto kepada wartawan, Sabtu (22/10).
Di sisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia diharapkan bisa berjalan secara konsistensi.
"Pemanfaatan kendaraan listrik selama KTT G20 diharapkan bisa jangka panjang oleh mitra pengemudi Gojek sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik," jelas Budi.
BERITA TERKAIT: