Begitu pesan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan di Rapat pimpinan (Rapim) dan Rapat kerja (Raker) DPD I Golkar Lampung, Sabtu (12/2).
"Tadi saya minta Pak Arinal (Gubernur Lampung) menunjukkan lokasi tempat Golkar kalah, diajaklah saya ke Tulangbawang Barat yang Bupatinya (Umar Ahmad) merah (PDIP)," kata Airlangga seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLLampung.
Selain itu, saat meninjau Pulau Pasaran, Airlangga juga menceritakan pertemuannya dengan Walikota Bandarlampung Eva Dwiana yang juga kader PDIP.
"Lampung boleh kuning, tapi ketika masuk Bandarlampung, ini lokasi merah. Tapi untuk menang, kita harus masuk ke daerah-daerah yang kita kalah, karena ingin menang," kata dia.
"Kalau kita takut, kita tidak akan menang. Kalau ingin menang, kita harus mengalahkan lokasi lawan," sambung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia ini.
Lanjut Airlangga, sudah dua dekade Partai Golkar menjadi partai nomor dua. Terakhir Golkar berkuasa adalah orde baru, dilanjutkan Presiden BJ Habibie.
"Oleh karena itu, saya menantang kita semua untuk berjuang menang. Siapapun yang menang pada 2024, dia akan menguasai 10 tahun ke depan. Kalau tidak, kita harus menunggu 10 tahun lagi, apakah kita sabar?" tanyanya.
Pertanyaan tersebut langsung disambut riuh peserta Rapim dan Raker. Mereka siap memenangkan Airlangga Hartarto sebagai Presiden, Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung dan memenangkan Partai Golkar.
Selain itu, Airlangga juga mengaku fokus mendulang suaranya di Lampung. Hal ini, setelah pada pilpres 2019, Lampung termasuk sumber suara Golkar.
"Kenapa lampung? karena pilpres kemarin kita menang dan Pak Arinal juga menang. Kemarin (pilpres) 64 persen. Jadi minimal sama dengan tahun kemarin, 64 persen. Sanggup?" tanya Airlangga dijawab riuh sanggup oleh peserta yang hadir.
BERITA TERKAIT: