Begitu kata Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) periode 2015 hingga 2017 Kartika Nur Rakhman saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/11).
“Menurut saya isu tersebut tidak tepat, dikarenakan tidak ada nama Erick Thohir dalam pemegang saham PT GSI yang sedang diributkan,†tegasnya.
Sementara mengenai asumsi bahwa Erick Thohir dalam bisnis PCR dengan mengaitkannya pada Yayasan Adaro, Kartika Nur Rakhman menilai hal itu tidak tepat. Sebab, pemimpin Adaro adalah Girabaldi Thohir.
Di satu sisi, Kartika Nur Rakhman mengingatkan bahwa Head of Corporate Communication Adaro, Febriati Nadira pernah menegaskan yayasan tersebut memang menginisiasi berdirinya atau PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI). Tapi mereka memiliki aturan yang melarang pembagian keuntungan kepada siapapun, termasuk kepada pengurus, pembina, dan pendirinya.
“Jadi perlu dipertanyakan upaya menggiring isu keterlibatan Erick Thohir ini dilakukan atas dasar apa dan untuk apa,†tegasnya.
BERITA TERKAIT: