Andika Perkasa Panglima TNI selama 13 Bulan, Dave Laksono: Jangan Dilihat Masanya, tapi Lihat Hasilnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 08 November 2021, 17:30 WIB
Andika Perkasa Panglima TNI selama 13 Bulan, Dave Laksono: Jangan Dilihat Masanya, tapi Lihat Hasilnya
Dave laksono (paling kanan) dalam acara diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema "Panglima TNI Baru dan Tantangan Ketahanan NKRI”/RMOL
rmol news logo Jenderal Andika Perkasa bakal menyandang predikat Panglima TNI setelah dilantik Presiden Joko WIdodo di Istana Negara. Jika tidak diperpanjang Presiden, Andika Perkasa akan menjabat panglima hanya dalam 13 bulan.

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan, meski akan menjabat Panglima TNI dalam waktu yang cukup singkat, ia berharap Jenderal Andika Perkasa memberikan hasil maksimal untuk TNI dan juga Indonesia.

"13 bulan sisa ini jangan dilihat masanya saja, akan tetapi ini dilihat hasilnya, karena ada hal-hal yang banyak yang bisa dibuat dalam waktu 13 bulan,” ucap Dave dalam acara diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema "Panglima TNI Baru dan Tantangan Ketahanan NKRI”, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (8/11).

Demikian pula dirinya, yang menjabat sebagai anggota dewan di parlemen memiliki waktu tiga tahun untuk memberikan konsep, visi dan misi, serta wawasan yang luas untuk bangsa dan negara.

Dave menambahkan, rekam jejak Jenderal Andika Perkasa sejauh ini cukup membanggakan. Dalam catatan Dave, selama menjalani karier di Angkatan Darat, Andika tidak memiliki persoalan yang berarti.

Ia berharap, Jenderal Andika Perkasa dapat memberikan warisan untuk TNI agar lebih baik.

"Selama beliau menjabat dari mulai DanPaspampres,  Pangkostrad, Pangdam, masa jabatan itu tidak menjadi permasalahan. Dimanapun dia berada, ia berhasil meninggalkan legacy di setiap posisi yang ditinggalkan,” katanya.

Menyinggung soal visi dan misi Jenderal Andika Perkasa, menurut Dave, TNI adalah Kita merupakan judul yang sederhana namun memilki makna yang mendalam.

“Di mana sebagai sesama warga Indonesia, sesama WNI, sebangsa dan setanah air, kita memiliki kewajiban yang sama, untuk menjaga persatuan dan kesatuan kita dan juga kedaulatan NKRI,” tutupnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA