Mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta agar lima kementerian terkait mendukung penyediaan fasilitas di KEK Gresik guna mendukung smelter Freeport.
"Kepada Menteri ESDM, mohon dukungan terkait penyediaan air, listrik dan gas yang kompetitif di KEK," ujar Airlangga meminta Arifin Tasrif selaku menteri, dikutip melalui keterangan tertulis, Selasa (12/10).
Selain ESDM, Airlangga juga meminta Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk mendorong MIND ID sebagai holding agar merealisasikan investasi smelter dan PMR di KEK Gresik.
Kemudian kepada Menteri PUPR, Basuki Hadi Muljono, Airlangga meminta dukungan penyediaan air bersih dan konektivitas jalan tol. Selain itu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia juga diminta mendukung perizinan dan pemberian insentif
tax holiday dan
tax allowance.
"Kepada Bapak Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi), mohon untuk dapat mendukung KEK Gresik melalui pengembangan Pelabuhan di KEK Gresik dan konektivitas kereta api," sambung Airlangga.
KEK Gresik terintegrasi langsung dengan pelabuhan laut yang telah diperlebar dan diperpanjang menjadi 1.000 m x 50 m. Pelabuhan laut ini akan dilengkapi dengan beberapa dermaga serta beberapa fasilitas pendukung, dan akan sangat signifikan dalam meminimalkan biaya logistik.
Pelabuhan di KEK Gresik berkapasitas hingga 200 ribu DWT. Dengan dermaga yang akan diperdalam menjadi 16 LWS untuk dapat melayani bongkar muat kapal-kapal besar, akan berpotensi menjadikan pelabuhan di KEK Gresik ini sebagai hub strategis di Indonesia.
Airlangga menyatakan, pemerintah akan senantiasa mendukung berbagai langkah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan KEK di Indonesia, termasuk diantaranya melalui kebijakan fiskal yang kondusif bagi dinamika investasi, komitmen pemerintah untuk mendorong adanya konektivitas industri antar KEK dengan membangun akses-akses infrastruktur di KEK dan wilayah sekitarnya.
"Dan Pemerintah yang memfokuskan diri membangun ketersediaan sumber daya manusia di setiap wilayah dimana KEK berada," tandasnya.
Setelah melaksanakan Ground Breaking KEK Gresik, selanjutnya Menko Airlangga menyerahkan Peraturan Pemerintah Penetapan KEK Gresik dan SK Penetapan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Gresik kepada Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera Bambang Soetiono Soediyanto di kantor pemasaran Java Integrated and Ports Estate (JIPE) Gresik.
BERITA TERKAIT: