Salah seorang kerabat Keraton, Raden Mas Kus Rahardjo menuturkan, kedatangan Airlangga ke Keraton Kasunanan adalah hal lumrah. Sebab, Airlangga masih memiliki hubungan erat dengan keluarga Keraton Kasunanan.
“Pendahulu beliau (Airlangga) memiliki hubungan erat dengan keraton. Jadi beliau seperti keluarga sendiri,†ujar Kus Rahardjo usai perjamuan keluarga Kasunanan dengan Airlangga, Sabtu sore (14/8).
Airlangga juga menyempatkan diri melihat situasi Keraton Kasunanan di Talang Paten. Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengenakan batik cokelat lengkap dengan blangkon dan samir saat menikmati suasana Keraton.
Ia juga terlihat menikmati keindahan batik tulis di Keraton Kasunanan. Dia mengaku kedatangannya ke Keraton Kasunanan hanya silaturahim biasa.
"Ini agenda silaturahmi bersama sinuhun dan keluarga. Membahas mengenai situasi kekeluargaan saja. Selain itu, tadi juga melihat situasi di keraton,†tuturnya.
Airlangga diketahui masih memiliki garis keturunan Kiai Ageng Gribig yang dimakamkan di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Kiai Ageng Gribig sendiri diyakini masih merupakan keturunan Raja Brawijaya V.
Ada andil Keraton Kasunanan Surakarta dalam pembangunan makam Kiai Ageng Gribig. Yakni, cungkup utama makam Kiai Ageng Gribig adalah pemberian Raja Keraton Kasunanan Paku Buwono X pada 1908.
Sebelum bersilaturahim dengan keluarga Keraton, Airlangga juga menemui Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di Rumah Dinas Walikota Solo.
Airlangga mengaku pertemuannya dengan Gibran membahas situasi terkini pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Solo.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini mengatakan, bersama putra Presiden Joko Widodo tersebut akan berusaha memulihkan pandemi Covid-19 di Solo.
“Harapannya Solo bisa menyeimbangkan gas dan rem di tengah PPKM untuk pemulihan ekonomi. Alhamdulillah Kota Solo saat ini sudah mulaii landai,†demikian Airlangga.
BERITA TERKAIT: