Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI dari Faksi PKB, Moh. Rano Alfath di Hari Ulang Tahun (HUT) Polri ke-74, Rabu (1/7).
"Eksistensi Polri sudah teruji mampu menjalankan tugas yang diemban menjaga stabilitas keamanan Indonesia. Begitupun di tengah pandemi, Polri mampu menjadi garda terdepan yang perlu diapresiasi," kata Rano Alfath.
Di usia 74 tahun diakui legislator muda dapil Banten Raya ini, Polri memiliki tantangan dan tugas berat dalam menjaga stabilitas keamanan negara.
"Eksistensi, dedikasi dan profesionalisme Polri jelas dibutuhkan masyarakat beragam persoalan seperti pemberantasan terorisme, narkoba, konflik sosial, dan masifnya persebaran pesan hoax harus tetap menjadi fokus utama kerja-kerja Polri ke depan," tuturnya.
Lebih lanjut, Rano Alfath menekankan pada gelaran Pilkada serentak 2020, profesionalisme dan netralitas Polri akan menjadi bagian tidak terpisahkan suksesnya gelaran pesta rakyat di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota.
"Kami percaya Polri mampu menjungjung tinggi netralitas dan profesionalisme. Pilkada serentak tentu menyita energi, maka dari itu saya berharap bahwa Polri bisa terus pertahankan profesionalisme dan kinerjanya agar terus bisa dipercaya oleh masyarakat. Kamtibmas kondusif, masyarakat tetap produktif," sebutnya.
Empat hari setelah kemerdekaan RI, Polri lahir pada 21 Agustus 1945. Kemudian mulai tanggal 1 Juli 1946 secara resmi dengan penetapan pemerintah tahun 1946 No. 11/S.D. Djawatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri.
Tanggal 1 Juli inilah yang setiap tahun diperingati sebagai Hari Bhayangkara hingga saat ini.
"Selamat Hari Bhayangkara 2020. 74 tahun sudah Polri berjibaku untuk negeri. Pada usia ini, banyak prestasi dan capaian yang sudah diraih Bhayangkara negara ini untuk bangsa yang telah memberikan pengabdian di tengah masyarakat," demikian Rano Alfath.
BERITA TERKAIT: