“Berita terkait 75 persen gaji fraksi golkar disumbangkan viral di mana-mana,†ujar Airlangga dalam saat melakukan teleconference bersama kader Golkar Bali, Senin (20/4).
Selain memberikan apresiasi, Airlangga juga menyampaikan untuk perlunya penanganan khusus dan pengawasan terkait pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) di Bali. Penanganan khusus itu seperti karantina.
Menko Perekonomian ini menyebutkan juga terkait Kartu Prakerja. Kata dia, Bali menjadi salah satu wilayah yang memiliki antusiasme tinggi.
"Terkait Kartu Prakerja di Bali yang sudah mendaftar berjumlah sekitar 42 ribu lebih dari data yang sudah masuk keseluruhan sekitar 5,9 juta," jelasnya.
Khusus Bali, sambung Airlangga, pemerintah juga sudah memperluas fasilitas perpajakan pada sektor pariwisata dan jasa travel agent yang terdampak wabah Covid-19.
"Ini diharapkan bisa merelaksasi industri pariwisata di Bali dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terutama dalam membayar suku bunga dan pokoknya. Tetapi pemerintah sendiri akan memberi batasan relaksasi selama 3 bulan sebesar 100 persen, 3 bulan berikutnya 50 persen, dan selah itu melihat perkembangan lebih lanjut," urainya.
Sementara itu Ketua DPD Golkar Baki Sugawa Korry mengatakan, pihaknya mendorong PMI yang bekerja di luar megeri sebanyak 20 ribu yang sudah ke Bali sekitar 7 ribu orang untuk dilakukan karantina.
Karantina, kata dia, juga berlaku bagi hasil rapid test yang negatif juga harus menjalani di hotel-hotel yang disiapkan pemerintah provinsi untuk karantina.
“Jika kekurangan kamar, anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggi sudah mempersilakan rumahnya untuk dijadikan tempat karantina,†kata Sugawa Korry.
Pihaknya juga berharap jika ada bantuan dari DPP Partai Golkar untuk Bali untuk dibagikan atau disebar untuk masyarakat untuk penanggulan Covid-19, pihaknya sangat menanti bantuan tersebut.
Dalam laporannya kepada Ketum Golkar, bahwa Golkar Bali sudah melaksanakan pemberian bantuan tahap pertama berupa pembagian masker, sanitizer, penyemprotan disinfektan hingga ke desa-desa.
"Yang tidak kalah penting, bahwa Golkar Bali memberdayakan ibu-ibu pekerja penjahit yang dirumahkan untuk memproduksi sendiri sebanyak 100 ribu masker dan pembuatan sendiri sanitizer untuk didistribusikan kepada DPD di kabupaten/kota di Bali untuk diberikan kepada masyarakat," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: