Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Dasad Latif saat menjadi narasumber di Realita TV yang diunggah pada hari ini Rabu (18/3).
Menurut Ustaz Dasad, istilah lockdown atau menutup keluar masuk orang disuatu wilayah yang terdampak wabah penyakit telah disampaikan sejak 1.400 tahun lalu oleh Nabi Muhammad SAW.
"Agama kan sudah jelas terang benderang, Nabi (Muhammad SAW) menjelaskan kalau engkau mengetahui sebuah wabah disuatu negeri, jangan kau datang dan jangan kau keluar dari situ," ujarnya.
"Inilah istilah kerennya lockdown. Nabi sudah tahu 1400 tahun yang lalu (mengajarkan)," dia menambahkan.
Namun, Ustaz Dasad menilai pemerintah Indonesia masih memikirkan kepentingan ekonomi dan politik. Sehingga, belum berani memutuskan untuk melakukan Lockdown.
"Padahal konstitusi sudah mengamanatkan kepada kita, negara hadir untuk melindungi jiwa dan raga orang banyak. Negara ini hadir untuk melindungi rakyat Indonesia. Kalau tidak melindungi rakyat Indonesia, ngapain ada negara," tegasnya.
Pasalnya, kata dia, keselamatan rakyat Indonesia lebih bernilai dibanding hanya memikirkan ekonomi dan lainnya.
"Nah disinilah pentingnya, cuma kalau kita ngomong seperti ini (mengingatkan nasihat Nabi Muhammad), kita dibully dianggap radikal, dianggap ini," ucapnya.
"Padahal ini keselamatan jiwa jauh lebih besar nilainya daripada ekonomi dan lain sebagainya. Ngapain saya punya (uang) Rp 2 miliar kalau sudah mati hari ini," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: