Kekurangan Pemerintah Pusat Hadapi Virus Corona Di Indonesia Menurut JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 17 Maret 2020, 21:05 WIB
Kekurangan Pemerintah Pusat Hadapi Virus Corona Di Indonesia Menurut JK
Eks Wapres JK saat datang ke Kantor KADIN/RMOL
rmol news logo Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) menyebut langkah pemerintahan Presiden Joko Widodo masih kurang untuk menghadapi pencegahan penyebaran virus Corona atau ovid-19 di Indonesia.

Menurut JK, pemerintah pusat masih memiliki tugas yang banyak untuk melakukan suatu upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Karena kata JK, di Indonesia saat ini masih kekurangan Rumah Sakit (RS) khusus penanganan virus Corona beserta dokter, petugas medis, relawan serta alat dan obat untuk menangani masyarakat yang positif corona.

"Oh masih banyak langkah ke depan. Kita masih butuh rumah sakit khusus, kita butuh dokter yang banyak, kita butuh peralatan lebih banyak, kita butuh tenaga medis lebih banyak, kita butuh obat lebih banyak, kita butuh disinfektan, kita butuh relawan lebih banyak," ucap JK kepada wartawan di Gedung Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).

Karena kata JK, penyebaran virus Corona di Indonesia sudah tidak bisa ditangani secara main-main lantaran penyebarannya sangat cepat.

"Tiga puluh persen rata-rata per hari, lihat saja. Ini bukan main main. Hari ini orang lain, besok di antara kita ada yang kena, kalau ada yang kena satu di sini, 20 orang bisa kena, kita butuh upaya bersama," pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA