Karena itu, Amien mesti mendorong Dradjad H. Wibowo-Mulfachri Harahap bersatu untuk mengalahkan Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan. Sebab, Zulhas mengklaim telah mendapat dukungan 30 DPW dan 420 DPD PAN.
"Karena Zulhas manuver politiknya tak disukai Amien Rais. Makanya butuh sosok lain," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/12).
Kemungkinan Amien menyiapkan calon lain untuk melawan Zulhas itu amat kentara. Sebab, sejak awal periode Presiden Joko Widodo, sikap politik Amien kerap berseberangan dengan Zulhas.
"Amien sepertinya sangat berkepentingan menentukan siapa yang jadi ketum PAN," kata Adi.
Di internal partai, ada dua sosok yang dianggap mampu melawan petahana, yaitu Dradjad dan Mulfachri.
Menurut Adi, Dradjad dan Mufachri bisa saja mengalahkan Zulhas pada Kongres nanti jika telah mendapat dukungan dari daerah. Sebab, pemilik suara adalah pengurus DPW dan DPD.
"Kuncinya suara DPW. Kalau Dradjad dan Mulfachri bisa yakinkan DPW yang solid bisa menang," kata Adi.
Terlebih, lanjut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, DPW dikabarkan telah mendeklarasikan dukungan kepada Zulhas.
"Itu pekerjaan tidak mudah (bagi Dradjad-Mulfachri). Karena DPW deklarasi mantab ke Zulhas," tutup Adi.
BERITA TERKAIT: