Dewan Penasihat BPN: Penolakan Sandi Di Tabanan Harus Diusut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 25 Februari 2019, 16:53 WIB
Dewan Penasihat BPN: Penolakan Sandi Di Tabanan Harus Diusut
Hidayat Nur Wahid/RMOL
rmol news logo . Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi berharap ada tindak lanjut pasca penolakan kelompok masyarakat Kabupaten Tabanan, Bali terhadap kegiatan kampanye Cawapres 02 Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid mengatakan, aksi penolakan itu jika dibiarkan harus diusut.

"Kalau itu dibiarkan akan menghadirkan sesuatu yang tidak baik bagi demokratis," ujar Hidayat di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/2).

Bukan hanya penegak hukum, lanjut Hidayat, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf juga harus memberikan himbauan kepada pendukungnya.

Pasalnya, penolakan yang terjadi di Tabanan diduga dilakukan pendukung 01. Lanjut Hidayat, hal tersebut dikhawatirkan ada aksi balasan dari pendukung 02.

"Coba kalau ini kemudian balas-membalas, jadi apa Indonesia?" demikian wakil ketua MPR ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA