Pasalnya, berlarut larutnya penyelesaian bisa mengakibatkan hal yang lebih buruk bagi masyarakat setempat.
“Jika kekerasan ini tidak diinvestigasi, masyarakat sipil akan ikut terprovokasi,†aktivis Aliansi Demokrasi untuk Papua (AIDP), Latifah Anum Siregar saat acara "Menyoal Papua dalam Pilpres 2019: Posisi Papua di Peta Politik Indonesia†di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/2).
Latifah mengatakan apabila kasus tersebut tidak segera dituntaskan maka dikhawatirkan bisa memicu konflik lain yang juga menggunakan kekerasan bersenjata.
"Kalau penangguhan penyelesain kasus itu terus dilakukan, bisa jadi menyebabkan kegelisahan dan masyarakat setempat mengungsi tanpa adanya bantuan kemanusiaan," kata Latifah.
Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mempertanyakan perkembangan penanganan kasus penembakan para pekerja di Trans Papua.
“Sampai hari ini kami tidak pernah mendengar
pernyataan tentang dilakukannya investigasi terhadap pembunuhan itu," kata Warinussy.
[hta]
BERITA TERKAIT: