Jangan Tunggu Warga Terprovokasi, Pemerintah Harus Selesaikan Kasus Trans Papua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 14 Februari 2019, 17:47 WIB
Jangan Tunggu Warga Terprovokasi, Pemerintah Harus Selesaikan Kasus Trans Papua
Kawal Papua/Net
rmol news logo Penembakan yang menewaskan sejumlah pekerja Trans Papua di kabupaten Nduga pada Desember 2018 lalu harus segera diselesaikan.

Pasalnya, berlarut larutnya penyelesaian bisa mengakibatkan hal yang lebih buruk bagi masyarakat setempat.

“Jika kekerasan ini tidak diinvestigasi, masyarakat sipil akan ikut terprovokasi,” aktivis Aliansi Demokrasi untuk Papua (AIDP), Latifah Anum Siregar saat acara "Menyoal Papua dalam Pilpres 2019: Posisi Papua di Peta Politik Indonesia” di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/2).

Latifah mengatakan apabila kasus tersebut tidak segera dituntaskan maka dikhawatirkan bisa memicu konflik lain yang juga menggunakan kekerasan bersenjata.

"Kalau penangguhan penyelesain kasus itu terus dilakukan, bisa jadi menyebabkan kegelisahan dan masyarakat setempat mengungsi tanpa adanya bantuan kemanusiaan," kata Latifah.

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mempertanyakan perkembangan penanganan kasus penembakan para pekerja di Trans Papua.

“Sampai hari ini kami tidak pernah mendengar
 pernyataan tentang dilakukannya investigasi terhadap pembunuhan itu," kata Warinussy. [hta]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA