“Nggak usah dibesar-besarkan,†tegasnya di Jakarta Selatan, Sabtu (2/2).
Dia menilai doa Mbah Moen yang menyebut dua nama calon presiden sebagai hal yang wajar. Sebab Mbah Moen merupakan tokoh bangsa, sehingga mendoakan semua yang terbaik untuk negeri ini.
“Mungkin beliau mendoakan Pak Prabowo dan juga mendoakan Pak Jokowi. Kan kiai yang besar, ulama yang besar, ulama ini, kiyai Maimun ini adalah tokoh bangsa," jelasnya.
Demi menjaga suasana damai dan ketentraman jelang pilpres, mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini mengimbau dua kubu yang bersaing untuk menjunjung tinggi dan menghormati Mbah Moen.
"Jadi, boleh saja mendoakan siapapun juga. Jadi nggak usah terlalu dibesar-besarkan kubu sebelah, kubu kami ya, sudah cukup," tandas Sandi.
[ian]
BERITA TERKAIT: