Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Habiburokhman memastikan pasangan nomor urut 02 siap menghadapi para panelis. Termasuk jika Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo kembali ditarik jadi panelis.
Adnan merupakan rekomendasi dari kubu Jokowi. Namanya dihapus setelah kubu 01 meminta BPN mencoret mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto. Sebagai ganti, BPN meminta kubu Jokowi menghapus satu nama rekomendasi panelis dan keputusan itu adalah mencoret nama Adnan.
Baca:
Timses Prabowo Kaget Kubu Jokowi Coret Koordinator ICW
"Intinya dari kami, siapa pun nama yang diajukan pihak sana maupun KPU kami anggap semuanya bagus. Kalau perlu, meski Adnan Topan itu rekomendasi mereka, kembalikan saja lagi jadi panelis,†terangnya.
Habiburokhman juga mengaku heran dengan sikap Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, yang seakan mengeliminasi semua calon panelis anti korupsi.
“Kami tidak masalah. Sekali lagi, kalau bersih kenapa risih? Dulu janjinya memperkuat KPK, sekarang seperti alergi dengan yang pro pemberantasan korupsi," tandas ketua DPP Partai Gerindra ini.
[ian]