Fadli memastikan, hingga saat ini untuk nama capres sudah mengurucut kepada Prabowo Subianto 100 persen dan tidak bisa diganggu gugat.
"Sejauh ini sudah final, untuk capres sudah mengerucut ke Pak Prabowo, saya kira dari sisi elektabilitas juga Pak Prabowo yang tertinggi begitupun dari sisi partai juga demikian," ujar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).
Fadli juga membantah anggapan yang menyebut nama Prabowo Subianto sudah tidak memberi efek kejut lagi bagi masyarakat.
Dia menilai, sosok yang dibutuhkan di Pilpres 2019 mendatang bukanlah yang membawa efek kejut semata, melainkan yang mampu membawa kemenangan bagi koalisinya.
"Ini bukan soal efek kejut saja, kita mau menang bukan mencari sensasi atau kejutan," pungkasnya.
[fiq]